Timnas Perancis yang Sudah Anti Terhadap Benzema
Karim Benzema. Foto: AP

Timnas Perancis yang Sudah Anti Terhadap Benzema

Diposting pada

Timnas Perancis yang sudah anti terhadap Benzema – Striker berusia 32 tahun ini sudah menjadi andalan Real Madrid di lini depan, berbagai gelar sudah Ia persembahkan. Namun sejak tahun 2015, Timnas Perancis enggan menerimanya bergabung dalam skuad.

Perancis selalu melahirkan generasi sepakbola kelas dunia. Sebutlah nama Thiery Henry, Zinedine Zidane, Antoine Griezman, Kylian Mbappe, dan masih banyak lagi. Pada setiap era mereka selalu menjadi andalan Timnas Perancis di berbagai kompetisi. Namun, sebenarnya ada satu nama yang hampir kita lupa, Ialah Karim Benzema.

Timnas Perancis yang sudah anti terhadap Benzema

Pada masa mudanya Ia digadang-gadang sebagai striker masa depan Perancis. Berbagai kompetisi internasional telah Ia lalui bersama timnas Perancis. Benzema bahkan bergabung dengan raksasa Spanyol, Real Madrid di usia 21 tahun bersamaan dengan Cristiano Ronaldo dan Ricardo Kaka.

Namun, saat ini dirinya sudah tidak pernah dipanggil lagi oleh pelatih Timnas Perancis, Didier Deschamp. Terakhir kali Benzema bermain untuk Les Bleus yaitu pada bulan Oktober 2015 saat Perancis menghadap Armenia. Pada pertandingan tersebut Benzema berhasil menyumbang dua gol dan satu asis. Terhitung sudah hampir lima tahun dia tidak dipanggil membela Timnas. Total Benzema telah mengemas 27 gol dari 81 penampilan bersama Tim Ayam Jantan.

Awal Masalah

Pada tahun 2015 muncul suatu skandal yang menggemparkan publik Perancis saat itu. Nama Benzema pun terseret dan dianggap sebagai pelaku utama. Benzema terbukti telah melakukan tindak pemerasan kepada rekan setimnya sendiri di timnas, Mathias Valbuena dengan mengancamnya akan menyebarkan video mesum Valbuena ke publik. Ia pun sempat ditangkap polisi pada bulan November 2015. Pada saat kasus ini mulai menguap ke publik, berbagai komentar dari petinggi federasi sepakbola Perancis menambah panas jalannya kasus ini.

Dilansir dari L’Equipe, ketua federasi sepakbola Perancis (FFF), Noel Le Graet mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan Benzema merupakan hal bodoh. Ia menambahkan bahwa Benzema adalah pemain yang hebat tapi Timnas Perancis sudah menutup pintu atas dirinya.

Sedangakan pelatih Perancis, Didier Deschamp tidak ingin banyak berkomentar, ia hanya mengatakan bahwa pencopotan Benzema dari skuad timnas merupakan masalah di lapangan, tidak menyangkut hal lain di luar lapangan. Benzema dinilai sudah tidak bagus bermain bersama Timnas Perancis.

Benzema juga pernah membalas komentar Noel Le Graet selaku ketua FFF melalui Twitter pribadinya. Ia mengatakan apabila kesempatannya bermain untuk Timnas Perancis sudah habis, setidaknya izinkan Ia bermain untuk Timnas Lain.

Diketahui Benzema merupakan keturunan Aljazair, di mana kedua orang tuanya memang asli Aljazair, Ia berharap dapat membela Timnas tersebut saat ini. Namun nasib malang seolah masih menghantuinya, Pelatih Aljazair dengan tegas menolaknya dikarenakan Aljazair masih memiliki banyak talenta di lini depan. Begitu komentar sang pelatih kepada media.

Selain itu, mengacu pada regulasi FIFA yang tercantum dalam statuta FIFA pasal 18 menyebutkan bahwasannya setiap pemain yang telah berpartisipasi dalam pertandingan (baik dalam waktu penuh maupun sebagian), dalam kompetisi resmi kategori apa pun, atau jenis sepak bola apa pun untuk satu asosiasi, tidak bisa bermain dalam pertandingan internasional untuk tim perwakilan dari asosiasi lain.

Timnas Perancis yang Sudah Anti Terhadap Benzema
Karim Benzema. Foto: AP

Performa Benzema

Kembali ke performa, apabila kita melihat kiprah Benzema bersama Real Madrid, hampir dua musim terakhir posisinya sebagai striker tidak pernah tergantikan. Bahkan Luka Jovic pun gagal menggesernya dari skuad utama. Benzema sudah merasakan bergonta-ganti rekan setim. Namun Zidane masih menjadikannya andalan di lini depan.

Musim ini saja Ia sudah mencetak 11 gol dan 5 asis dari 15 laga bersama El Real. Lebih banyak dari penyerang Perancis lainnya seperti Griezman yang mencetak 4 gol dan 3 asis, termasuk Mbappe yang menorehkan 9 gol dan 4 asis.

Namun tetap saja, nasi sudah menjadi bubur, banyak media menilai selama Deschamp masih melatih maka pintu akan selalu tertutup bagi Benzema. Performa baiknya di klub tidak bisa menutupi kesalahannya 5 tahun lalu. Sayang sekali Ia tidak bisa merasakan final Piala Eropa 2016 atau mengangkat trofi Piala Dunia 2018. Setidaknya, talenta yang Ia miliki masih bisa membantu Real Madrid memenangkan berbagai trofi bergengsi kedepannya.

Gambar Gravatar
Fino Alla Fine

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *