8 Pemain Ini Meraih Sukses Setelah Dibuang Jose Mourinho

Jose Mourinho adalah salah satu ahli susun taktik jenius dunia. Semua orang tahu betapa hebatnya manusia yang dijuluki The Special One ini. Mulai dari menekuni Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, balik ke Chelsea, hingga kini di Manchester United total ia sudah menyumbangkan 25 gelar juara sekaligus membuat pria asal Portugal itu sebagai manajer tersukses di dunia saat ini. Jumlah tersebut jauh mengalahkan para pesaingnya di Liga Primer seperti Pep Guardiola (22),  Maurizio Sarri(0), Jurgen Klopp (5) dan Mauricio Pochettino (0).

Namun, tak ada gading yang tak retak. Mourinho memang hebat dalam meraih trofi, namun pola pikirnya yang pragmatis yang sering kali mementingkan hasil akhir ketimbang proses membuat ia dicap sebagai pelatih yang membosankan. Sering kali tim yang dilatihnya tidak bermain sepak bola alias parkis bus. Selain itu, ia juga dikenal dengan serangan psikis kepada lawan maupun wartawan sebelum pertandingan dimulai dan komentar-komentar nyeleneh yang sering dilontarkannya. Stigma orang-orang ke Mourinho pun diperparah dengan kurang baiknya hubungan sang pelatih dengan para pemain muda. Tidak hanya satu dua pemain muda yang dianggap tidak berkontribusi akan disingkirkan, tak jarang kritikan terbuka dilontarkan Mourinho untuk pemain-pemain itu. Namun sejumlah pemain yang menjadi korban perlahan bangkit dan kini meraih kesuksesan setelah melewati masa kelam.

Berikut 8 Pemain Ini Sukses Setelah Dibuang Jose Mourinho

1. Leonardo Bonucci
Pertandingan di bawah Mourinho: 0
Tahun pergi: 2009
Tim setelah meninggalkan Inter: Bari, Milan, Juventus

Pada musim kedua Jose Mourinho di Inter, Leaonardo Bonucci yang waktu itu berusia 22 tahun sudah cukup matang untuk tampil di skuat utama, tapi Mourinho tak kunjung memberinya kesempatan. Mourinho saat itu lebih memercayakan duet bek Walter Samuel dan Lucio. Bahkan pada 2009 Mou menjual Bonucci ke Bari. Meskipun itu terbayar dengan kesuksesan Inter meraih tribel pada tahun 2010. Namun, kini Bonucci menjadi salah satu bek terbaik di dunia dan sukses bersama Juventus, sedangkan Inter sekarang tak kunjung membaik di posisi klasemen Serie A.

2. Marko Arnautovic
Pertandingan di bawah Mourinho: 3
Tahun pergi: 2010
Tim setelah meninggalkan Inter: Werder Bremen, Stoke, West Ham

Marko Arnautovi merupakan wonderkid yang waktu itu digadang-gadang akan sukses di masa depan. Semasanya di Inter ia jarang mendapatkan kesempatan bermain, sehingga rela dipinjamkan ke sejumlah klub. Di bawah Jose Mourniho Arnautovic bahkan hanya dimainkan tiga kali sebelum dijual ke Werder Bremen. Di Bremen, ia mulai menemukan kematangan bermainnya sehingga menunjukkan performa  yang impresif. Hal inilah yang membuat Stoke membawanya datang ke Inggris. Di sana ia terus melanjutkan permainan bagus. Pada musim panas lalu Arnautovic sempat ditawar Mourinho yang saat ini melatih MU, namun ia malah membelot ke West Ham United.

3. Kevin De Bruyne
Pertandingan di bawah Mourinho: 9
Tahun pergi: 2014
Tim setelah meninggalkan Chelsea: Wolfsburg, Manchester City

Tidak ada yang bisa menyanggah kehebatan Kevin De Bruyne bersama Man City dalam beberapa musim terakhir. Menjadi motor lini tengah City bersama David Silva, hal itu pun dibuktikkannya dengan menggondol dua trofi di musim 2017/18. Sebelum di City De Bruyne bahkan menjadi bagian penting Wolsburg menjadi juara liga sekaligus mengalahkan tim adidaya Bayern Munich pada 2014/2015.

4. Romelu Lukaku
Pertandingan di bawah Mourinho: 3
Tahun pergi: 2013
Tim setelah meninggalkan Chelsea: West Brom, Everton, Manchester United

Romelu Lukaku telah lama menjadi salah satu striker paling menjanjikan di Eropa. Lukaku memiliki status wonderkid saat memperkuat Anderlect. Di sana, ia memiliki raihan 41 gol dari 98 pertandingan kompetitif, padahal usianya saat itu masih di bawah dua puluh tahun. Kurang matang bersama Chelseanya Mourinho, ia kemudian dipinjamkan ke West Brom. Bersama The Baggies, ia membuktikan kualitas saat memboyong 17 gol dari 38 pertandingan. Memiliki catatan bagus, lagi-lagi Mourinho tidak memberi kesempatan dan kembali meminjamkannya ke Everton sebelum dipermanenkan pada tahun 2013. Saat ini Lukaku naik level berseragam Manchester United dan tampil superior bersama Belgia di Piala Dunia 2018.

5. Andreas Christensen
Pertandingan di bawah Mourinho: 3
Tahun pergi: 2015
Tim setelah meninggalkan Chelsea: Borussia Mönchengladbach, Chelsea

Salah satu pemain belakang berbakat yang dimiliki Chelsea, Andreas Christensen sudah disiapkan untuk menjadi bagian dari skuat utama Chelsea. Yang terjadi adalah Mourinho meminjamkannya selama dua musim di Gladbach. Pasca peminjaman Mourinho justru dipecat beberapa bulan kemudian, sementara Christensen bermain begitu baik dan berubah menjadi salah satu bek potensial di Eropa. Musim lalu Crhistensen cukup diandalkan Antonio Conte, bahu membahu bersama Antoni Rudiger dan Azpilicueta, Christensen berhasil mengemas 33 pertandingan semua kompetisi. Musim 2018/19 di bawah arahan Maurizio Sarri bangku cadangan cukup akrab dengannya, tapi dengan usia yang masih belia, dia akan meraih hal yang lebih besar lagi di masa depan.

6. Thorgan Hazard
Pertandingan di bawah Mourinho: 0
Tahun pergi: 2015
Tim setelah meninggalkan Chelsea: Borussia Mönchengladbach

Thorgan Hazard dibeli Chelsea setahun sebelum Jose Mourinho datang. Hazard memiliki catatan apik yang membuat dirinya datang ke Stamford Bridge, 17 goldan 20 asist berhasil ia kreasikan pada musim 2013/2014. Sesuai prediksi, Mourinho malah mempersilakannya pergi ke Gladbach dengan status pinjaman, sekaigus menjadi klubnya saat ini. Di musim 2017/18 Hazard tampil 34 pertandingan bersama Gladbach dan dipanggil ke skuat belgia dalam gelaran Piala Dunia 2018.

5. Mohammed Salah
Pertandingan di bawah Mourinho: 19
Tahun pergi: 2015
Tim setelah meninggalkan Chelsea: Fiorentina, Roma, Liverpool

Mohammed Salah mungkin menjadi pemain paling sukses bersama De Bruyne di kategori pemain yang pernah disia-siakan Mourinho. Musim lalu ia tampil moncer merajai top skor Liga Inggris, 32 gol berhasil ia sarangkan. Bukan hanya itu, Salah bahkan berhasil mengantarkan Mesir melaju ke Piala Dunia untuk pertama kali sejak terakhir kali tampil pada 28 tahun lalu. Salah juga berhasil membawa Liverpool menjadi finalis Liga Champions, meski harus disingkirkan Madrid di final. Satu hal yang harus digaris bawahi, Salah datang ke Chelsea adalah permintaan seorang Jose Mourinho sendiri.